Aplikasi untuk sekolah, madrasah, pesantren, dan kampus
Dari penerimaan siswa baru sampai tagihan SPP dan nilai rapor. Kami membuat sistem yang mengikuti aturan dan alur di sekolah Anda, lalu menemani panitia sampai benar-benar terbiasa.
Pekerjaan administrasi yang makan waktu guru
Kalau salah satu terasa akrab, besar kemungkinan bisa dirapikan dengan sistem yang sederhana.
Musim pendaftaran yang melelahkan
Map fotokopi menumpuk, antrean sampai ke halaman, dan rekap pendaftar dikerjakan malam-malam di Excel.
Tagihan dicatat manual
Bendahara mencocokkan transfer SPP satu per satu dari mutasi rekening dan foto bukti bayar di WhatsApp.
Orang tua bertanya terus
Hasil seleksi, nilai, tagihan, jadwal. Pertanyaan yang sama masuk ke grup dan nomor pribadi guru.
Data tersebar di banyak file
Data siswa di satu file, nilai di file guru masing-masing, keuangan di buku bendahara. Laporan ke yayasan jadi pekerjaan besar.
Pilih yang paling Anda butuhkan sekarang
Setiap aplikasi bisa dipakai sendiri, dan bisa disambungkan satu sama lain kalau nanti dibutuhkan.
PPDB Online
Orang tua mendaftarkan anak dari rumah: isi formulir, unggah berkas, cek hasil seleksi. Panitia tidak perlu lagi menumpuk map fotokopi.
PMB Online (Penerimaan Mahasiswa Baru)
Calon mahasiswa mendaftar, memilih prodi, membayar formulir, dan ikut ujian dari HP. Tim PMB tahu siapa yang belum bayar dan dari mana pendaftar datang.
E-Learning / LMS
Kelas online untuk sekolah, kampus, atau pelatihan perusahaan: materi, tugas, kuis dengan nilai otomatis, dan laporan kemajuan.
Aplikasi Bimbel & Kursus
Atur jadwal tutor, presensi, dan tagihan per bulan atau per sesi. Orang tua menerima laporan perkembangan anaknya.
Sistem Informasi Pesantren
Data santri, tabungan, setoran hafalan, izin pulang, sampai syahriah dalam satu sistem. Wali santri bisa memantau dari rumah.
Tidak harus dibuat sekaligus
Anggaran sekolah biasanya per tahun ajaran. Karena itu kami sarankan mulai dari satu bagian dulu.
-
01
Mulai dari pendaftaran
Biasanya PPDB atau PMB dulu, karena tenggatnya jelas dan hasilnya langsung terasa di musim pendaftaran.
-
02
Lanjut ke tagihan
Siswa yang sudah diterima otomatis masuk ke data tagihan. SPP atau UKT tidak perlu diketik ulang.
-
03
Tambah yang dibutuhkan
Kelas online, nilai, presensi, atau aplikasi wali santri. Semuanya memakai data siswa yang sama.
-
04
Satu yayasan, satu sistem
Kalau yayasan menaungi beberapa unit (TK, SD, SMP, sampai kampus), laporannya bisa dilihat dari satu tempat.
Pertanyaan dari sekolah dan yayasan
Ada pertanyaan lain? Tanya langsung saja atau chat WhatsApp.
Datanya bisa diekspor ke Dapodik atau dipakai untuk laporan?
Data siswa bisa diekspor ke Excel dengan kolom yang disesuaikan, sehingga tinggal diimpor atau disalin ke sistem pemerintah yang Anda pakai. Formatnya kami sesuaikan dengan contoh file dari operator sekolah.
Orang tua kami banyak yang kurang paham teknologi. Tetap bisa?
Bisa. Tampilannya kami buat sesederhana mungkin dan nyaman dibuka di HP. Untuk yang masih kesulitan, panitia tetap bisa membantu mendaftarkan atau mengecek dari sekolah.
Satu yayasan punya beberapa unit sekolah. Perlu aplikasi terpisah?
Tidak harus. Satu sistem bisa melayani beberapa unit, masing-masing dengan admin dan datanya sendiri. Pengurus yayasan melihat rekap semua unit dari satu akun.
Data siswa aman? Siapa pemiliknya?
Data dan kode programnya milik sekolah atau yayasan. Akses dibatasi per peran (panitia, bendahara, guru, kepala sekolah), password disimpan terenkripsi, dan data dicadangkan secara rutin.
Kapan sebaiknya mulai dibuat?
Untuk PPDB atau PMB, idealnya beberapa bulan sebelum pendaftaran dibuka, supaya ada waktu uji coba dengan panitia. Untuk tagihan dan nilai, paling enak dimulai di awal semester.
Berapa biayanya?
Tergantung modul yang dipakai dan jumlah unit. Banyak sekolah memulai dari satu modul dulu, lalu menambah di tahun ajaran berikutnya. Konsultasinya gratis, dan Anda menerima penawaran tertulis yang dirinci per fitur.