PMB Online (Penerimaan Mahasiswa Baru)

Calon mahasiswa mendaftar, memilih prodi, membayar formulir, dan ikut ujian dari HP. Tim PMB tahu siapa yang belum bayar dan dari mana pendaftar datang.

Estimasi waktu
4 sampai 8 minggu
Cocok untuk
Universitas, sekolah tinggi, politeknik, akademi, institut swasta
Contoh tampilan PMB Online (Penerimaan Mahasiswa Baru)
  • Pendaftaran per gelombang dan jalur
  • Pilihan program studi
  • Kode bayar formulir otomatis
  • Ujian seleksi online
  • Daftar ulang dan NIM otomatis
  • Laporan sumber pendaftar

Ringkasan

Musim PMB di kampus swasta itu mirip musim jualan. Brosur sudah disebar, iklan sudah tayang, admin WhatsApp kewalahan. Tapi saat rapat, pertanyaan yang sama selalu muncul: pendaftar tahun ini berapa, yang sudah bayar berapa, dan iklan mana yang benar-benar mendatangkan mahasiswa?

Dengan sistem PMB online, calon mahasiswa mendaftar sendiri dari HP, memilih prodi, membayar formulir lewat kode bayar, lalu ikut ujian seleksi. Tim PMB melihat semua tahapan itu di satu layar, termasuk siapa yang berhenti di tengah jalan dan perlu dihubungi lagi.

Biasanya yang dikeluhkan

  • Data pendaftar tersebar di Google Form, Excel, dan chat WhatsApp.
  • Banyak yang sudah isi formulir tapi tidak lanjut bayar, dan tidak ada yang mengingatkan.
  • Bukti transfer dicek satu per satu dari foto yang dikirim ke admin.
  • Jadwal ujian dan wawancara diatur manual, sering bentrok.
  • Kampus tidak tahu sumber pendaftar: Instagram, sekolah mitra, atau rekomendasi alumni.
  • Setelah lulus seleksi, data harus diketik ulang ke sistem akademik.

Fitur

Untuk calon mahasiswa

  • Daftar akun dengan nomor HP atau email
  • Pilih gelombang, jalur, dan 1 sampai 2 pilihan prodi
  • Unggah berkas: ijazah atau SKL, rapor, KTP, pas foto
  • Bayar formulir lewat kode bayar atau virtual account
  • Ikut ujian seleksi online dan lihat jadwal wawancara
  • Cek pengumuman dan cetak kartu peserta

Untuk tim PMB

  • Atur gelombang, jalur (reguler, prestasi, beasiswa, transfer, kelas karyawan), dan kuota per prodi
  • Verifikasi berkas dengan catatan kekurangan untuk pendaftar
  • Bank soal dan penilaian ujian otomatis untuk soal pilihan ganda
  • Penjadwalan wawancara per penguji
  • Penetapan kelulusan dan pengumuman sekaligus

Pemasaran & follow-up

  • Kode referral untuk sekolah mitra, alumni, atau agen
  • Pencatatan sumber pendaftar dari link kampanye iklan
  • Daftar pendaftar yang berhenti di tengah, siap di-follow-up
  • Pesan WhatsApp atau email otomatis di tiap tahapan

Setelah lulus

  • Daftar ulang online dan tagihan biaya awal kuliah
  • NIM dibuat otomatis sesuai format kampus
  • Data mahasiswa baru dikirim ke SIAKAD atau diekspor ke Excel

Proses

  1. Ngobrol dulu. Ceritakan gelombang dan jalur yang dibuka, prodi apa saja, dan tahap mana yang paling sering bikin pendaftar hilang.
  2. Rancangan. Kami gambar alurnya dari daftar akun sampai NIM terbit, termasuk aturan kuota, biaya per jalur, dan format NIM kampus Anda.
  3. Dikerjakan bertahap. Halaman pendaftaran dan pembayaran biasanya jadi lebih dulu, supaya bisa dipakai untuk gelombang terdekat. Ujian online dan daftar ulang menyusul.
  4. Uji coba. Tim PMB mencoba sebagai calon mahasiswa: daftar, bayar, ujian, sampai lulus. Kami juga cek tampilannya di HP murah dengan sinyal pas-pasan, karena di situlah sebagian besar pendaftar membukanya.
  5. Mulai dipakai. Idealnya beberapa minggu sebelum gelombang dibuka. Tim dilatih singkat, lalu kami dampingi selama gelombang pertama berjalan.

FAQ

Bisa tersambung ke SIAKAD yang sudah kami pakai?

Bisa, kalau SIAKAD-nya menyediakan API atau akses database. Kalau tidak ada, data mahasiswa baru bisa diekspor ke format yang diminta SIAKAD lalu diimpor oleh tim Anda.

Pembayaran formulir lewat apa?

Bisa lewat payment gateway (virtual account, QRIS, e-wallet) supaya status lunas tercatat sendiri. Kalau kampus masih memakai transfer ke rekening biasa, tersedia unggah bukti transfer dengan verifikasi oleh bagian keuangan.

Ujian seleksinya aman dari contekan?

Soal bisa diacak per peserta dan ujian dibatasi waktu. Untuk seleksi yang lebih ketat, ujian online bisa digabung dengan wawancara atau tes di kampus.

Kami juga punya sekolah. Bisa sekalian?

Bisa. Untuk penerimaan siswa SD sampai SMA, lihat layanan PPDB Online. Kalau satu yayasan menaungi sekolah dan kampus, keduanya bisa dibuat dalam satu sistem.

Berapa biayanya?

Yang paling memengaruhi biaya adalah jumlah jalur, perlu ujian online atau tidak, payment gateway, dan sambungan ke SIAKAD. Kampus yang baru butuh pendaftaran plus pembayaran tentu jauh lebih ringan daripada yang ingin semuanya sampai NIM terbit. Konsultasinya gratis, dan Anda menerima penawaran tertulis yang dirinci per fitur.