Berapa Biaya Membuat Website? Ini Faktor yang Menentukan Harganya
Harga website bisa beda jauh antar penyedia. Supaya tidak bingung membandingkan penawaran, kenali dulu hal-hal yang membuat harganya naik atau turun.
Kebanyakan orang membuka website dari HP, sering kali dengan sinyal yang naik turun. Kalau halaman tidak segera muncul, mereka menekan tombol kembali dan memilih website lain. Google juga memperhitungkan kecepatan saat menentukan urutan hasil pencarian.
Buka PageSpeed Insights (pagespeed.web.dev), masukkan alamat website Anda, lalu lihat hasil untuk versi mobile. Alat ini gratis dari Google dan memberi daftar hal yang perlu diperbaiki.
1. Gambar terlalu besar. Ini penyebab nomor satu. Foto langsung dari kamera bisa berukuran beberapa MB, padahal yang tampil di layar hanya kecil. Atasi dengan memperkecil ukuran gambar sebelum diunggah, dan gunakan format WebP.
2. Terlalu banyak plugin atau skrip tambahan. Slider, pop-up, chat, pelacak iklan, widget media sosial. Masing-masing menambah beban. Hapus yang tidak benar-benar dipakai.
3. Hosting yang tidak sesuai. Server yang terlalu penuh atau letaknya jauh dari pengunjung membuat respons pertama lambat. Website yang ramai butuh hosting yang lebih kuat.
4. Tidak ada cache. Tanpa cache, server menyusun halaman dari awal untuk setiap pengunjung. Dengan cache, halaman yang sama bisa langsung dikirim.
5. Tema yang berat. Tema serba bisa sering memuat banyak fitur yang tidak Anda pakai. Tema yang ringan atau dibuat khusus biasanya jauh lebih cepat.
Kalau setelah langkah di atas skornya masih rendah, biasanya masalahnya ada di kode, struktur database, atau server. Bagian ini perlu ditangani orang yang paham teknisnya.
Website Anda terasa lambat? Kirimkan alamatnya ke kami, kami cek dan beri tahu apa saja yang bisa diperbaiki.
Harga website bisa beda jauh antar penyedia. Supaya tidak bingung membandingkan penawaran, kenali dulu hal-hal yang membuat harganya naik atau turun.
Spreadsheet memang praktis di awal, tetapi ada titik ketika ia justru memperlambat bisnis. Kenali tanda-tandanya.
Domain itu alamat, hosting itu rumahnya. Penjelasan singkat tanpa istilah teknis, plus tips memilih supaya tidak menyesal di kemudian hari.