Website Lambat Bikin Pengunjung Kabur: Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kebanyakan orang membuka website dari HP, sering kali dengan sinyal yang naik turun. Kalau halaman tidak segera muncul, mereka menekan tombol kembali dan memilih website lain. Google juga memperhitungkan kecepatan saat menentukan urutan hasil pencarian.

Cek dulu kecepatannya

Buka PageSpeed Insights (pagespeed.web.dev), masukkan alamat website Anda, lalu lihat hasil untuk versi mobile. Alat ini gratis dari Google dan memberi daftar hal yang perlu diperbaiki.

Penyebab yang paling sering

1. Gambar terlalu besar. Ini penyebab nomor satu. Foto langsung dari kamera bisa berukuran beberapa MB, padahal yang tampil di layar hanya kecil. Atasi dengan memperkecil ukuran gambar sebelum diunggah, dan gunakan format WebP.

2. Terlalu banyak plugin atau skrip tambahan. Slider, pop-up, chat, pelacak iklan, widget media sosial. Masing-masing menambah beban. Hapus yang tidak benar-benar dipakai.

3. Hosting yang tidak sesuai. Server yang terlalu penuh atau letaknya jauh dari pengunjung membuat respons pertama lambat. Website yang ramai butuh hosting yang lebih kuat.

4. Tidak ada cache. Tanpa cache, server menyusun halaman dari awal untuk setiap pengunjung. Dengan cache, halaman yang sama bisa langsung dikirim.

5. Tema yang berat. Tema serba bisa sering memuat banyak fitur yang tidak Anda pakai. Tema yang ringan atau dibuat khusus biasanya jauh lebih cepat.

Perbaikan yang bisa Anda lakukan sendiri

  • Kompres gambar sebelum mengunggah. Banyak alat gratis untuk ini.
  • Hapus plugin yang sudah tidak dipakai.
  • Hindari memasang video langsung di halaman. Unggah ke YouTube lalu sematkan.
  • Perbarui CMS dan plugin secara rutin.

Kapan perlu bantuan developer

Kalau setelah langkah di atas skornya masih rendah, biasanya masalahnya ada di kode, struktur database, atau server. Bagian ini perlu ditangani orang yang paham teknisnya.

Website Anda terasa lambat? Kirimkan alamatnya ke kami, kami cek dan beri tahu apa saja yang bisa diperbaiki.

Artikel lainnya