Sudah Punya Instagram, Masih Perlu Website?

Jawaban singkatnya: Instagram dan website punya tugas yang berbeda. Instagram membuat orang kenal. Website membuat orang yakin.

Yang tidak bisa dilakukan media sosial

Ditemukan di Google. Saat orang mencari "katering kantor Jakarta Selatan" atau "jasa servis AC Palembang", yang muncul di hasil pencarian adalah website dan Google Maps. Postingan Instagram jarang tampil di sana.

Menyimpan informasi dengan rapi. Daftar harga, syarat pemesanan, jam buka, dan pertanyaan yang sering ditanyakan mudah tenggelam di feed. Di website, semuanya punya halaman sendiri yang selalu bisa dibuka.

Terlihat lebih serius. Untuk calon klien perusahaan, instansi, atau tender, website dengan domain sendiri dan email nama@usahaanda.com memberi kesan usaha yang mapan.

Aman dari perubahan aturan platform. Akun bisa kena blokir, jangkauan bisa turun karena algoritma berubah. Website dan daftar kontak pelanggan sepenuhnya milik Anda.

Yang tetap lebih unggul di media sosial

Kami tidak menyarankan Anda meninggalkan Instagram. Untuk membangun kedekatan, menunjukkan keseharian usaha, dan promo cepat, media sosial tetap juara. Tidak ada website yang bisa menggantikan Reels yang viral.

Cara memakai keduanya

Polanya sederhana:

  1. Media sosial untuk menarik perhatian dan membangun kepercayaan sehari-hari.
  2. Link di bio mengarah ke website, bukan hanya ke WhatsApp.
  3. Website berisi informasi lengkap, portofolio, dan tombol untuk menghubungi Anda.
  4. Website dioptimalkan supaya juga mendatangkan pengunjung dari Google.

Hasilnya, orang yang menemukan Anda dari mana pun punya tempat untuk mengecek dan memutuskan.

Mau mulai dari website sederhana yang bisa dipasang di bio Instagram? Ngobrol dengan kami.

Artikel lainnya