Aplikasi Custom atau Software Siap Pakai? Begini Cara Memilihnya

Saat mau merapikan stok, keuangan, atau absensi, pilihannya biasanya dua: berlangganan software yang sudah jadi, atau membuat aplikasi sendiri. Kami membuat aplikasi custom, tapi jujur saja, tidak semua usaha membutuhkannya.

Kapan software siap pakai lebih masuk akal

  • Proses Anda standar, sama seperti kebanyakan usaha sejenis.
  • Anda butuh mulai minggu ini, tidak bisa menunggu.
  • Tim masih kecil dan biaya bulanan masih ringan.
  • Anda belum yakin prosesnya seperti apa, jadi ingin mencoba dulu.

Untuk kasir toko sederhana atau pembukuan dasar, aplikasi siap pakai sering kali sudah cukup.

Kapan aplikasi custom lebih menguntungkan

  • Cara kerja Anda khas. Misalnya alur persetujuan berlapis, perhitungan komisi yang rumit, atau produk dengan banyak varian ukuran.
  • Tim harus mengakali software. Tanda-tandanya: data diekspor ke Excel untuk diolah lagi, atau ada catatan manual di samping aplikasi.
  • Perlu menyambung beberapa sistem. Misalnya toko online, gudang, dan akuntansi yang selama ini terpisah.
  • Biaya langganan terus naik seiring bertambahnya pengguna atau cabang.
  • Data harus di server Anda sendiri karena alasan kebijakan atau kerahasiaan.

Hitung untuk jangka panjang

Software langganan terlihat murah di awal, tapi dibayar selamanya dan biasanya dihitung per pengguna. Aplikasi custom butuh biaya di depan, lalu biaya perawatan yang lebih kecil. Coba hitung total biaya untuk tiga tahun ke depan, termasuk rencana penambahan karyawan atau cabang.

Jangan lupa hitung juga biaya yang tidak terlihat: jam kerja tim yang habis untuk mengakali sistem.

Jalan tengah

Banyak klien kami memulai dengan cara gabungan. Software siap pakai tetap dipakai untuk hal standar, lalu dibuat aplikasi kecil untuk bagian yang khas. Setelah terbukti berguna, aplikasinya dikembangkan bertahap.

Masih ragu mana yang cocok? Ceritakan proses kerja Anda. Kalau menurut kami software siap pakai sudah cukup, kami akan bilang terus terang.

Artikel lainnya